Informasi

Sebaran Kemiskinan di Kota Bandung Pasca Pandemi Covid-19

Visualisasi & Narasi oleh Musliman Somantri Tue, April 2023 • 237

Wabah pandemi covid-19 di tahun 2020 menimbulkan berbagai masalah dalam kehidupan manusia, salah satunya masalah kemiskinan. Gelombang PHK yang terjadi akibat pandemi, membuat sebagian masyarakat kehilangan sumber pendapatannya. Hal inilah yang mengakibatkan masyarakat yang dulunya masuk kelompok rentan miskin menjadi kelompok miskin "baru".

Fenomena ini terjadi hampir di seluruh dunia, tak terkecuali di Kota Bandung. Dinas Sosial Kota Bandung mencatat, jumlah penduduk miskin di Kota Bandung mencapai 907.786 jiwa pada tahun 2022. Angka ini meningkat 20% dibanding dengan tahun sebelumnya. Lalu, bagaimana sebaran kemiskinan ini jika diliihat berdasarkan wilayah kecamatan?

Jika dilihat berdasarkan wilayah kecamatan, kecamatan dengan jumlah penduduk miskin terbanyak dicatatkan oleh Kecamatan Bojongloa Kaler, yakni sebanyak 71.538 jiwa. Disusul oleh Kecamatan Babakan Ciparay sebanyak 64.393 jiwa dan Kecamatan Kiaracondong sebanyak 55.799 jiwa. Sementara itu, kecamatan dengan jumlah penduduk miskin terendah dicatatkan oleh Kecamatan Sumur Bandung, dengan 8.123 jiwa. 


Maklumat: Seluruh isi narasi dan visualisasi murni untuk menyampaikan interpretasi analis pada hasil olahan data tanpa bertujuan untuk menguntungkan atau merugikan pihak manapun.